Minggu, 15 Juli 2012
France
chapter 1
Emily menyesap cappucino pesanannya sambil melihat melihat keluar jalan berharap kalau temannya segera datang "sesil lo dimana!!" dengus emily sambil mengigit sedotannya menahan geram emily menjatuhkan keningnya dimeja berusaha untuk sabar menunggu sahabat tercintanya."emilyyy" suara cempreng,riang milik sesil terdengar "ly soryyy tadi gue luluran dulu" melas sesil sambil menarik bangku dihadapn emily,emily mulai bergerak dan mengacungkan jari telunjuknya "satu jam nunggu lo berhasil buat gue lumutan" jawab emily sambil mengangkat kepalanya "hehehe piss yaaa gue beliin cappucino yaaa" bujuk sesil,emily hanya mengajungkan jari telunjuk dan tengahnya "okeeee" sahut sesil sambil memutar bola matanya,sesil melambaikan tangannya memanggil pelayan cafe tersebut "mas pesan cappucino 2 nggak usah pake gula,ditambah ice cream jangan cream,diatasnya dikasih bubuk coklat trus ditambah sirup mocca" pelayan tersebut mengangguk dan pergi."puas??" tanya sesil.emily hanya memamerkan gigi dan mengacungkan jempolnya "gimana kursus bahasa perancis lo??,masih betah lo disitu udah 6 bulan juga" tanya sesil lagi "ohhh jelas betah dong,asik tau lo harus ikut kursus bareng gue jadi nanti kita bisa ke paris barengggggg" jawab emily berentet,"gila lo,ogah mending buat ke salon duitnya" sahut sesil "ah nggak asik lo sill"
"pesananya" sahut sang pelayan "makasih" jawab keduannya kompak "nih sil paris tuh kan keren,banyak bule yang kece-kece" sambuung emily sambil menyedot cappucinonya "tauah cape gue denger tentang paris moloooo"
Langganan:
Postingan (Atom)